Asrama Haji Lombok Hadiri Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 di Madiun

Madiun – Asrama Haji Kelas I Lombok turut menghadiri Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 yang diselenggarakan di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jawa Timur, pada 25–27 September 2026.

Kehadiran Asrama Haji Lombok dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem haji dan umrah, khususnya yang berkaitan dengan potensi UMKM dan kemitraan usaha.

Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 menghadirkan sebanyak 300 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur. Para pelaku usaha tersebut menampilkan beragam produk yang terbagi dalam sejumlah kategori, antara lain produk haji dan umrah, makanan dan minuman, busana muslim, kerajinan dan ekonomi kreatif, produk olahan dan unggulan, serta berbagai jenis layanan lainnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah RI, Jaenal Effendi, dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa expo tidak hanya diarahkan sebagai ruang untuk memamerkan produk UMKM, tetapi juga menjadi sarana untuk mempertemukan pelaku usaha dengan dunia usaha, perbankan, dan calon mitra melalui pengembangan kemitraan dan business matching.

Menurutnya, penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah membutuhkan keterhubungan antarpemangku kepentingan sehingga peluang yang ada dapat berkembang menjadi kemitraan, transaksi, serta pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Asrama Haji Lombok, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung berbagai potensi produk dan layanan yang dapat dikembangkan dalam mendukung penyelenggaraan layanan haji dan umrah. Selain itu, forum tersebut membuka ruang untuk membangun komunikasi dengan pelaku usaha maupun pemangku kepentingan lainnya.

Pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah juga semakin diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya melalui pengembangan Haji dan Umrah Store yang diharapkan dapat memperluas akses pasar dan mempertemukan produk UMKM dengan konsumen secara lebih luas.

Selain expo UMKM, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Kick Off Manasik Haji Nasional 2026 yang diikuti oleh sekitar 15.000 jemaah haji secara luring. Sementara itu, jemaah haji Indonesia di berbagai daerah turut mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

Mengusung tema “Sinergi Membangun Ekosistem UMKM, Haji & Umrah yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat.

Keikutsertaan Asrama Haji Lombok dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring kelembagaan dan membuka peluang kolaborasi yang relevan dengan pengembangan layanan Asrama Haji. Dengan semakin luasnya jejaring dan kemitraan, Asrama Haji Lombok dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem haji dan umrah yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah.