Jakarta (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan Seleksi Mutasi ASN Karier Batch II. Sebanyak 368 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lulus dan akan bergabung menjadi bagian dari Kementerian Haji dan Umrah.
Hasil tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Kemenhaj dalam memenuhi kebutuhan pegawai sekaligus memperkuat organisasi melalui penempatan ASN yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan jabatan dan unit kerja.
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan sistem merit.
“Seleksi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah dengan memastikan adanya kesesuaian antara kompetensi ASN dengan kebutuhan jabatan dan organisasi,” ujar Teguh di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Seleksi ASN Karier Batch II dilaksanakan melalui platform ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari 5.202 pelamar, sebanyak 1.149 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Salah satu tahapan yang harus dilalui peserta adalah Computer Assisted Competency Test (CACT). Tes tersebut dilaksanakan pada 16–20 September 2026 dan 28 September 2026 di Kantor Regional BKN serta sejumlah UPT BKN di berbagai wilayah Indonesia. Pelaksanaan di sejumlah lokasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi peserta dalam mengikuti proses seleksi.
CACT digunakan untuk mengukur potensi dan kompetensi ASN serta melihat kesesuaiannya dengan kebutuhan jabatan dan organisasi. Aspek yang dinilai meliputi kompetensi manajerial dan sosial kultural, antara lain integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, kemampuan mengelola perubahan, pengambilan keputusan, serta perekat bangsa.
Menurut Teguh, pelaksanaan CACT juga merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta ASN yang mengedepankan sistem merit serta proses yang digital, objektif, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Pengukuran kompetensi ini menjadi salah satu instrumen untuk melihat kesesuaian peserta dengan kebutuhan jabatan dan organisasi,” jelasnya.
Dalam menentukan kelulusan, Kemenhaj mempertimbangkan beberapa indikator, yakni nilai Job Person Match (JPM) minimal 78 persen, ketersediaan formasi pada unit kerja yang dilamar, serta peringkat peserta berdasarkan nilai JPM pada unit kerja tersebut.
Berdasarkan hasil seleksi dan kriteria yang telah ditetapkan, sebanyak 368 ASN dinyatakan lulus mutasi ke Kementerian Haji dan Umrah.
Teguh menegaskan bahwa proses penetapan kelulusan tidak hanya mempertimbangkan aspek kompetensi peserta, tetapi juga kebutuhan organisasi. Dengan demikian, ASN yang dinyatakan lulus diharapkan dapat mengisi formasi yang tersedia sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan unit kerja.
Para peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan menjalani proses mutasi dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 November 2026. Sebagai bagian dari proses awal bergabungnya para pegawai, Kemenhaj juga menyiapkan Entry Program untuk membantu mempercepat proses adaptasi dan integrasi pegawai baru.
Melalui program tersebut, para pegawai diharapkan dapat memahami visi dan misi Kementerian Haji dan Umrah, budaya kerja, serta proses bisnis yang berlaku di lingkungan kementerian.
“Bergabungnya para pegawai ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi. Kami berharap seluruh pegawai dapat beradaptasi dengan baik, memahami visi, misi, budaya kerja, dan proses bisnis Kementerian Haji dan Umrah, serta menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas,” kata Teguh.
Bergabungnya 368 ASN melalui Seleksi Mutasi ASN Karier Batch II menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah dalam membangun organisasi yang didukung sumber daya manusia yang kompeten. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat di bidang haji dan umrah.
Pengumuman hasil seleksi:
https://cloud.haji.go.id/index.php/s/jgP5LrMzSQCCKTs
